Susah Tahan Kantuk Ketika Berkendara? Gunakan Teknologi Topi Canggih Ini

Susah Tahan Kantuk Ketika Berkendara? Gunakan Teknologi Topi Canggih Ini! – Dalam berkendara keselamatan harus menjadi prioritas utama oleh semua orang. Oleh karena itu, para pengemudi sangat dianjurkan untuk menyiapkan beberapa hal penting sebelum mulai berkendara. Misalnya saja menyiapkan helm dan memakai sarung tangan untuk motor, memasang sabuk pengaman saat menaiki mobil, juga mengecek keadaan mesin serta ban kendaraan. Hal-hal sederhana tersebut perlu dilakukan pengemudi kendaraan maupun penumpang suatu kendaraan agar keselamatan tetap terjaga di sepanjang perjalanan.

teknologi topi anti kantuk
teknologi topi anti kantuk

Salah satu penyebab utama terjadinya suatu kecelakaan ialah rasa kantuk yang dialami oleh pengemudi. Supir atau pengemudi tentu saja harus berkonsentrasi penuh dalam berkendaraan. Saat diserang rasa kantuk, para pengemudi tentu tidak bisa berkonsentrasi penuh serta tidak awas terhadap keadaan jalan yang dilalui. Pengemudi tentu tidak fokus memperhatikan hal-hal di jalan. Simak di situs aspirasi untuk mengetahui informasi terlengkapnya.

Hal ini dapat membahayakan keselamatan dirinya sendiri serta penumpangnya. Oleh karena itu, para pengemudi kendaraan harus dapat menghilangkan dan mencegah rasa kantuk saat berkendara.

Biasanya dengan cara  meminum kopi atau beristirahat terlebih dahulu di tengah perjalanan. Akan tetapi baru-baru ini perusahaan besar mengeluarkan produk terbaru untuk para pengendara yang sering mengantuk saat mengemudi. Perusahaan tersebut mengeluarkan topi canggih yang dapat mengusir kantuk bernama teknologi topi anti kantuk. Topi canggih ini didesain khusus untuk membuat para pengendara tetap terbangun selama berkendara.

 

Pembuat teknologi topi anti kantuk ini bernama Ford, ia memperkenalkan topi bisbol berteknologi untuk menghentikan pengendara yang tertidur saat mengemudi yang dilengkapi dengan sensor dan giroskop, yaitu interpretasi gerakan kepala pemakainya.

Apabila topi mengira pengemudinya mengantuk, maka teknologi topi anti kantuk ini akan memperingatkan mereka dengan menerangi, bergetar dan melepaskan suara peringatan. Periset di perusahaan otomotif ini menghabiskan waktu berbulan-bulan meneliti pergerakan kepala pengendara. Hal inilah yanb memungkinkan pembuat untuk mengenali kapan pengemudi fokus pada jalan serta kapan pengendara merasa kelelahan.

Mereka kemudian menciptakan teknologi topi anti kantuk, yang dikembangkan oleh Ford di Amerika Selatan untuk merayakan 60 tahun membangun kendaraan komersial yang berada Brasil. Perusahaan kendaraan tersebut menargetkan pengemudi truk yang berada di Brasil, sebab dianggap sebagai pekerjaan yang sangat berbahaya dalam kondisi kerjanya.

Penelitian menemukan 11 persen pengendara truk asal Brasil, yang rata-rata berkendara rata-rata lebih dari 60 ribu mil per tahun dan sudah mengalami kecelakaan selama dua tahun terakhir. Itulah mengapa sang pembuat teknologi topi anti kantuk ini yaitu Ford yang membuat mobil pertama memikirkan teknologi wearable untuk digunakan sementara dimana pengendara berada di kemudi serta dapat berkontribusi terhadap pencegahan kecelakaan kata Lyle Watters, Presiden Ford Amerika Selatan.

Dengan cara ini, pembuat teknologi topi anti kantuk ini memperkuat komitmen untuk menghadirkan onboard teknologi tidak hanya di kendaraan, namun juga aksesoris yang membuat hidup lebih mudah bagi pengendara, dan fokus pada keselamatan sebagai prioritas dalam investasi teknologi.

Saat ini teknologi topi anti kantuk tersebut masih pada tahap prototipe, namun ketika telah selesai Ford diharapkan dapat memasukkannya ke dalam produksi skala penuh. Hal ini bukan pertama kalinya teknologi pintar diciptakan untuk meningkatkan keamanan pengendara. Pada September tahun lalu, Perusahaan lain meluncurkan konsep detektor keringat pada setir dan jok yang memberi informasi pengendara ketika perlu minum air putih dan alat canggih itu dirancang untuk memudahkan air putih tersebut.

Teknologi topi anti kantuk didesain oleh Ford bersama agensi kreatif GTB. Sebelum membuat topi canggih ini, pembuat melakukan riset untuk mengetahui perbedaan antara pengendara yang fokus terhadap keadaan dijalan serta pengemudi yang tidak. Sesudah mendapat hasil yang cukup, mereka pun baru mulai merancang topi canggih ini.

Teknologi topi anti kantuk diketahui menggunakan sensor serta gyroscope untuk merasakan pergerakan pengemudi saat mengendara. Jadi jika pengemudi terdeteksi mengantuk, topi canggih ini akan mengeluarkan suara, lampu, dan getaran untuk membangunkan si pengendara.

Perusahaan Ford berencana menjual teknologi topi anti kantuk ini untuk masyarakat umum. Sebelum hal itu, mereka berniat menambahkan melakukan beberapa tes kepada topi ini terlebih dahulu agar benar maksimal dan siap saat diedarkan atau dipasarkan nanti.

Berikut ada tips yang ampuh dalam mengusir kantuk saat berkendara sambil menunggu peredaran teknologi topi anti kantuk yang belum beredar di Indonesia,  pengendara dapat melakukan tips ini dalam berkendara, yaitu menepi untuk istirahat sejenak, minum  kopi, jangan minum obat maupun alkohol sebelum atau ketika berkendara, melakukan peregangan otot sebelum atau saat berkendara, beristirahat selama dua jam perjalanan, minta ditemani saat mengemudi.

Baca Juga : http://aspirasi.blog.st3telkom.ac.id/2019/03/21/mari-mengenal-tekhologi-pengolahan-sampah-organic/

Itulah pembahasan mengenai teknologi topi anti kantuk. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Mari Mengenal Tekhologi Pengolahan Sampah Organic

Mari Mengenal Tekhologi Pengolahan Sampah Organic. Teknologi Pengolahan Sampah Organic adalah salah satu metode mengolah sampah menjadi lebih bermanfaat. Dalam keseharian kita pasti tidak pernah lepas dari yang namanya sampah. Bahkan jumlah sampah yang terlampau banyak, kini menjadi salah satu masalah utama yang perlu diperhatikan oleh negara.

teknologi pengolahan sampah organic
teknologi pengolahan sampah organic

Untuk mengetahui teknologi pengolahan sampah organic maka kita perlu mengetahui dulu pembagian jenis sampah. Bila di klasifikasikan sampah terbagi menjadi beberapa jenis. Berdasarkan sifatnya sampah dibagi menjadi sampah organik (degradable) yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, serta lain sebagainya.  Jika mengenai informasi terbaru dan terlnegkapnya Anda juga bisa simak di situs aspirasi terblengkap.

Berikutnya adalah sampah anorganik (undegradable) yaitu sampah yang tidak mudah membusuk seperti plastic wadah pembungkus makanan, kertas, plastik mainan, gelas minuman, kaleng, botol, dan lain sebagainya.

Sampah jenis unorganik dapat dijual kembali atau disebut sampah komersial. Sampah anorganik yang dapat dijual antara lain plastik, botol, kaleng, gelas bekas minuman, dan kertas. Untuk sampah organic sendiri bisa dijual lagi tidak? Tentu bisa. Namun untuk dijual kembali sampah organic perlu diolah terlebih dahulu. Sampah organic dapat diolah menjadi pupuk kompos. Dalam artikel kali ini kita akan lebih membahas mengenai teknologi pengolahan sampah organic tersebut.

Berikut adalah beberapa teknologi pengolahan sampah organic :

Sanitarry Landfill

Teknologi pengolahan sampah organic dengan sanitary landfill adalah dengan cara menumpuk atau mengumpulkan sampah di lokasi yang cekung kemudian memadatkannya lalu menimbunnya dengan tanah. Untuk pemilihan lokasi biasanya mencari lokasi yang jauh dengan lingkungan masyarakat untuk menhindari polusi akibat bau yang menyengat karena pembusukan sampah. Hal ini dilakukan untuk menghindari tersalurnya bibit penyakit ke pemukiman warga.

Sanitary landfill pada umumnya adalah teknologi pengolahan sampah organic yang banyak dilakukan di berbagai negara tidak terkecuali Indonesia. Banyak TPA yang menggunakan metode ini sebab metode ini tergolong lebih mudah dan mudah untuk dilakukan.

INCINERACY

Teknologi pengolahan sampah organic berikutnya alah incinerarcy atau proses pembakaran sampah yang kemudian menjadi gas dan abu. Gas yang dihasilkan lalu dibersihkan kemudian dilepaskan keudara berupa karbondoksida atau gas lain. Lalu kemudian abunya dibuang ke TPA untuk dicampurkan dengan bahan lain sehingga menjadi produk yang lebih berguna. Panas yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sumber pembangkit listrik.

Teknologi pengolahan sampah organic dengan Insinerator dinilai mampu mengurangi volume sampah hingga 95-96%, tergantung komposisi dan derajat recovery sampah. Pada prakteknya insinerasi tidak sepenuhnya mengganti penggunaan lahan sebagai area pembuangan akhir, tetapi insinerasi mengurangi volume sampah yang dibuang dalam jumlah yang cukup signifikan. Insinerasi memiliki banyak manfaat dalam mengolah berbagai jenis sampah seperti sampah medis dan beberapa jenis sampah berbahaya di mana patogen dan racun kimia bisa hancur dengan temperatur yang  tinggi.

Teknologi pengolahan sampah organic dengan Insinerasi sangat populer di beberapa negara seperti Jepang yang lahannya merupakan sumber daya yang sangat langka. Denmark dan Swedia juga telah menjadi pionir dalam menggunakan panas dari insinerasi untuk menghasilkan energi. DI tahun 2005, insinerasi sampah menghasilkan 4,8% energi listrik dan 13,7% panas yang dikonsumsi negara tersebut. Beberapa negara lain di Eropa yang mengandalkan insinerasi sebagai pengolahan sampah adalah Luksemburg, Belanda, Jerman, serta Perancis.

Teknologi Pengomposan

Teknologi pengolahan sampah organic dengan teknologi pengomposan adalah proses biologi yang dilakukan oleh mikroorganisme untuk mengubah limbah padat organik menjadi produk yang stabil menyerupai humus. Proses pengkomposan ini pada dasarnya dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kriteria yakni berdasarkan penggunaan oksigen, suhu serta pendekatan teknik.

Apabila penggunaan oksigen sebagai dasar, maka pembagiannya adalah aerobik (kondisi dengan menggunakan oksigen) dan anaerobik (kondisi tanpa oksigen). Dalam teknologi pengolahan sampah organic dengan teknologi pengomposan proses pembuatan kompos secara aerob memanfaatkan jasad renik aerob dan ketersediaan oksigen selama proses berlangsung. Dalam prosesnya biasanya dicirikan oleh suhu yang tinggi, tidak berbau busuk dan dekomposisinya lebih cepat bila dibandingkan dengan proses yang anaerob.

Pengkomposan sampah organik dapat dilakukan pada skala rumah tangga atau home composting, skala kawasan dan skala besar atau centralised composting. Pengkomposan  skala rumah tangga ini dapat menggunakan komposter yang terbuat dari tong atau kotak bekas, sistem timbun di dalam tanah serta vermicomposting atau pengkomposan dengan budidaya cacing. Pengkomposan skala kawasan dapat menggunakan sistem open windrow, bak aerasi, atau bisa juga dengan sistem cetak. Sedangkan untuk pengkomposan skala besar biasanya menggunakan sistem open windrow.

Baca Juga : http://aspirasi.blog.st3telkom.ac.id/2019/03/20/pekerjaan-manusia-siap-diganti-robot/

Nah itu tadi beberapa teknologi pengolahan sampah organic yan umum dilakukan diberbagai negara. Namun dengan adanya teknologi yang semakin canggih bukan berarti kita bebas buang sampah sembarangan ya guys. Tetaplah menjaga kebersihan agar teknologi pengolahan sampah organic menjadi lebih mudah.

Pekerjaan Manusia yang Siap Digantikan Robot

Pekerjaan Manusia yang Siap Digantikan Robot. Teknologi sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan manusia. Bahkan apa-apa yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, rasanya tak pernah bisa lepas dari teknologi. Akhir-akhir ini sudah banyak isu tentang robot pengganti pekerjaan manusia yang tentunya sudah ada beberapa perusahaan yang menggunakan robot ini.

robot pengganti pekerjaan manusia
robot pengganti pekerjaan manusia

Melihat keadaan tersebut pastilah akan membuat kamu merasa takjub sekaligus khawatir. Takjub karena kecanggihan teknologi yang sudah bisa mengalahkan manusianya sendiri dan khawatir karena bisa saja robot pengganti pekerjaan manusia ini membuat peluang bekerja semakin menipis. Lalu, apa saja pekerjaan yang akan digantikan oleh robot ini? Berikut penjelasannya, jika ingin mengetahui aspirasi lainnya Anda bisa simak di internet.

Resepsionis

Pekerjaan pertama yang kelak akan dikerjakan oleh robot adalah resepsionis. Robot pengganti pekerjaan manusia ini sudah bisa Anda temukan di beberapa hotel maupun departement store Jepang. Disana, mereka sudah mulai ditugaskan untuk menyambut tamu diberbagai hotel dan pusat perbelanjaan. Salah satu nama robotnya adalah ChihicaraAico yang sudah bertugas di Tokyo departement store. Wah, canggih sekali, bukan? Bisa saja dengan perkembangan teknologi yang pesat Indonesia pun bisa mendatangkan robot ini.

Guru dan sales

Siapa sangka pekerjaan ini ternyata akan digantikan oleh robot di masa yang akan datang. Bagaimana nasib para guru dan sales, ya? Ternyata robot ini sudah mulai ada di Jepang, Singapura dan UK, bahkan sudah mulai mengajar di sana. Robot ini diberi nama pepper. Tidak hanya bisa mengajar saja, di salah satu perusahaan Jepang, robot ini sudah dipekerjakan sebagai dan sales. Hal lain yang mengagumkan dari robot pengganti pekerjaan manusia ini adalah dia bisa mengetahui dan menganalisa emosi manusia. Bagaimana, sangat menakjubkan? Wah wah, bagaimana nasib manusia di masa yang akan datang ya?

Pemandu museum

Lagi, Jepang yang terkenal dengan teknologinya sudah membuat robot pengganti pekerjaan manusia yang lainnya. Robot yang satu ini diberi nama Otonaroid dan Kodomoroid. Mereka dipekerjakan sebagai pemandu museum di Japan’s National Museum of Emerging Science and Innovation. Sosok robot wanita yang memiliki rambut hitam panjang ini bekerja sebagai komunikator di museum. Sudah pasti robotnya sangat cantik, nih.

Petugas Keamanan

Pekerjaan yang satu ini pun, kelak akan bisa digantikan oleh robot. Robot pengganti pekerjaan manusia ini bernama Knightscope’s K5 yang ternyata sudah ditugaskan sebagai petugas keamanan di pusat perusahaan teknologi silicon. Robot ini berbentuk seperti kapsul Dia bertugas untuk patroli keliling perusahaan sejak tahun 2014. Knightscope’s K5 dilengkapi dengan GPS, laser, dan pendeteksi panas, tugasnya untuk mengamati perilaku seseorang yang mencurigakan dan mengirimkan peringatan kepada bagian keamanan perusahaan tersebut. Duh, bisa juga ya nih robot.

Pekerja Bar

Tidak hanya di Jepang, Jerman yang merupakan pusat teknologi pun sudah menciptakan robot pengganti pekerjaan manusia.  Carl—merupakan nama dari robot yang sudah bekerja dari 2013 di salah satu bar Jerman. Robot ini didesain khusus untuk menjalankan pekerjaan sebagai bartender di sana. Tahukah kamu bahwa Carl bisa berinteraksi secara langsung dengan para pengunjung dan ternyata minuman buatannya ini selalu mendapat pujian dari pengunjung, karena racikannya yang sangat enak. Tak ayal, hal ini membuat robot Carl terkenal di sana.

Asisten Rumah Tangga

Baru-baru ini sudah banyak robot pengganti pekerjaan manusia yang setiap hari disempurnakan oleh para ilmuan. Bahkan, saat ini sudah ada robot personal berpostur lucu yang bisa menjadi asisten rumah tangga. Tak hanya itu, robot ini bisa menjadi teman kamu saat merasa kesepian. Robot yang berukuran kecil ini diberi nama Kuri dan sudah mulai bisa kamu miliki dengan harga $700 per unit. Kuri dilengkapi dengan CCTV yang bisa mengawasi rumah kamu ketika penghuninya tidak ada, tak hanya itu Kuri juga dilengkapi dengan kemampuan gerak dan berinteraksi yang baik, sehingga bisa jadi teman main untuk kamu dan keluargamu. Bisa punya teman baru nih yang kecil dan imut.

Pekerjaan Konstruksi

Ternyata pekerjaan yang kita anggap hanya bisa dikerjakan oleh manusia ini terancam akan digantikan oleh robot juga, loh. Tukang batu bata robot akan mulai diperkenalkan ke lokasi konstruksi dan memungkinkan robot ini bisa menggantikan dua sampai tiga pekerja manusia. Robot pengganti pekerjaan manusia  ini bisa meletakan 1.200 batu bata dalam satu hari, sementara normalnya manusia hanya bisa meletakkan 300 sampai 500 batu bata saja. Kuat sekali ya, robot ini.

Nah itulah beberapa pekerjaan yang akan atau sudah digantikan oleh robot. Memang, dengan adanya robot pengganti pekerjaan manusia ini pekerjaan akan terasa lebih mudah dan cepat. Namun, jika ditelusuri akan banyak dampak yang ditimbulkan oleh robot-robot ini. Bisa saja, kelak manusia sudah tidak dibutuhkan lagi diberbagai perusahaan karena mereka lebih memilih robot yang super canggih dan cepat.